Simak! Sejarah Game Legendaris Dota 1

Simak! Sejarah Game Legendaris Dota

Pemain Dota 2 tentunya menyadari bahwa game selanjutnya adalah sequel dari game sebelumnya bersama nama yang sama. Dota 1 merupakan game jadul yang dulu disukai banyak orang pada masanya.

Defense of the Ancients, atau terkenal sebagai game bernama Dota 1, adalah mod arena pertempuran online bergenre MOBA untuk video game Warcraft III: Reign of Chaos dan ekspansinya, The Frozen Throne. Tujuan permainan ini adalah tiap tiap tim melawan satu tim lain dan menghancurkan bangunan mereka bernama “Ancient” yang berada pada sudut berlawanan dari peta. Pemain pakai unit kuat yang bernama hero, sama layaknya dota2. Terdapat lima pemain tiap tiap tim.

Setiap pemain dapat naik level hero mereka dan mereka pakai gold dari creeps untuk membeli peralatan sepanjang permainan sehingga menjadi lebih kuat. Konsep selanjutnya sama bersama Dota 2, mengingat Dota 1 adalah game pertama dari Dota 2. Pembahasan gameplay lebih lanjut dapat VCGamers bahas di bawah ini, jangan kelewatan ya! Map atau peta dari Dota 1 berasal dari “Aeon of Strife” untuk game StarCraft. Mod ini berkembang bersama World Editor Reign of Chaos dan terus berkembang setelah rilisnya The Frozen Throne, ekspansi dari Warcraft III.

Sebenarnya, Warcraft III The Frozen Throne punya banyak mod yang dapat pemain mainkan. Namun, mod paling terkenal adalah DotA Allstars dan nama sederhananya adalah Dota. Mod selanjutnya berkembang berkat beberapa orang yang akhirnya membuat game League of Legends dan Dota 2, keliru satunya adalah IceFrog.

Artikel ini dapat fokus pada peristiwa Dota 1, gameplay Dota 1, dan akhirnya game-game hasil dari Dota 1. Perlu Vicigers ketahui bahwa Dota 1 adalah game yang legendaris pada masanya, sehingga banyak game yang menyita ide dari game tersebut.

Sejarah Dota 1

Dota berawal dari skenario kustom oleh seseorang pemain Warcraft III bersama nickname Eul pada tahun 2003 pada Warcraft III versi Reign of Chaos. Skenario kustom selanjutnya adalah keliru satu mod Warcraft III dan sukses menjadi keliru satu mod paling terkenal didalam game Warcraft III.

Warcraft III tidak hanya hingga Reign of Chaos. Blizzard akhirnya merilis ekspansi baru yang bernama Warcraft III: The Frozen Throne. Dalam ekspansi tersebut, Eul selaku pemain yang membuat Dota tidak memberi tambahan update, namun modder lainnya selamanya melanjutkan mod Dota.

Dalam proses pengembangan Dota, banyak juga mod yang membuat kategori tersendiri untuk game Dota, keliru satunya adalah Dota Allstars. Setelah itu, Dota menjadi keliru satu game terkenal dan menjadi keliru satu cabang esports pada beberapa turnamen di seluruh dunia. Salah satu turnamen besar pada waktu itu adalah BlizzCon Blizzard Entertainment dan Asian World Cyber Games. Ulasan gawat pada game Dota ini mayoritas positif, sehingga menjadi keliru satu mod paling terkenal dari game manapun waktu itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *